Diberdayakan oleh Blogger.

MOST VIEWED

Senin, 03 Juni 2013

Harusnya Bisa Lebih Tiga Gol

Kendati menang dengan tiga gol tanpa
balas atas Persita Tangerang
dalamlanjutan Indonesia Super League
2012/2013 di Stadion Kanjuruhan,
KabupatenMalang (3/6) sore tadi,
tampaknya tidak membuat pelatih Arema Indonesia,Rahmad Darmawan
puas. Pelatih yang akrab disapa RD
tersebut menilai harusnya Arema
mampu mencetak lebih dari tiga gol. Masalah kita masih sama. Ada faktor
buru-buru. Ritme tidak ada yang
mengatur,” jelas RD saat sesi konferensi
pers usai pertandingan.Dalam
pertandingan tersebut Arema memang
memiliki memiliki banyak peluang.Meski begitu RD memuji
pergerakan tanpa bola yang banyak
diperagakan anak didiknya . “Hari ini
pergerakan tanpa bola dimainkan
anak-anak dengan cukup
bagus.Antara Gonzales, Beto, Greg dan Dendi,”ungkap RD. Namun bagusnya pergerakan tanpa
bola lini depan Arema, belum diimbangi
dengan kejelian pengumpan dalam
memberikan umpan kepada pemain
ketiga. Mereka hanya fokus pada
pemain pertama dan kedua.”Pergerakan efektif ketika bek
pasing ada orang ketiga, di sektor
yang tempati sebagai paser,”jelas RD.
“Pergerakan tanpa bola cukup sukses,
pancing pemain persita sedikit
keluar,”lanjutnya.

Tiga Gol Arema Hantam Persita

Arema Indonesia sukses melanjutkan tren
positif usai meraih kemenangan atas
tamunya tiga gol tanpa balas, di Stadion
Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin
(03/6) petang.
Unggul 1 gol di babak pertama tak
menyurutkan gelombang serangan skuad
Ongis Nade. Begitu peluit babak kedua
ditiup, sang kapten Greg Nwokolo
langsung memimpin teman-temannya
membombardir pertahanan Persita.
Upaya serangan bertubi-tubi anak asuh
Rahmad Darmawan tak sia-sia. Arema pun
berhasil menambah keunggulan di menit
48. Beto dengan cerdik memanfaatkan
umpan silang Benny Wahyudi dari sisi kiri,
dan sukses mengkonversikannya menjadi
gol kedua bagi Arema Indonesia.
Sisa 30 menit terakhir babak kedua seolah
dipersiapkan sebagai ajang 'pembantaian'
bagi pasukan Persita Tangerang. Mereka
tak berdaya dikepung oleh pasukan
Rahmad Darmawan. Gol Arema selanjutnya
tampaknya tinggal menunggu waktu.
Keunggulan dua gol tak membuat Arema
mengendurkan serangan. Terbukti di
menit 60 Gumbs dimasukkan
menggantikan Dendi Santoso. Harapannya
agar sayap Arema bisa lebih menggigit
dari sebelumnya.
Pemain Anyar Singo Edan, Edmar Garcia
pun akhirnya dimainkan di menit 70
menggantikan Sukadana yang tampak
cedera ringan. Arema pun makin
meningkatkan intensitas serangan.
Dalam kondisi tertekan membuat
permainan Persita mulai cenderung kasar,
berulang kali pemain Arema dijatuhkan di
sekitar daerah kotak penalti. Puncaknya di
menit 72 Arema mendapatkan tendangan
penalti setelah penetrasi Greg dihentikan
dengan sebuah takling keras oleh pemain
belakang Persita.
Kayamba Gumbs yang mendapat tugas
eksekusi penalti berhasil mengecoh kiper
Reky. Bola meluncur deras ke sisi kiri,
berlawanan arah dengan melompatnya si
kiper. Di menit 73' Arema pun unggul tiga
gol tanpa balas hingga pertandingan usai.
Dengan kemenangan tersebut, Arema
Indonesia kini mengumpulkan 48 poin
dari 23 pertandingan yang telah dijalani.
Sementara Persita tetap berada di
peringkat ke-16 dengan 20 poin.

RD Janji Tampil Beda

MALANG – Perombakan dan rotasi
dijanjikan oleh Rahmad Darmawan
(RD) pelatih Arema Indonesia dalam
formasi lawan Persita Tangerang, sore
ini. Rotasi dilakukan karena kondisi
tim yang kekurangan waktu recovery, sehingga harus mengganti beberapa
pemain di tiga lini.
“Kita siapkan rotasi lawan Persita,
karena waktu recovery kita yang
mepet,” ujar RD kepada Malang Post.
Pelatih asal Metro Lampung itu enggan mengungkapkan siapa saja yang
bakal diganti di dalam formasi.
Namun, dari formasi yang ada, sosok
Dendi Santoso akan jadi pemain yang
bisa saja jadi starter.
Dendi bisa menggantikan Sunarto yang dipasang saat lawan Persib
Bandung. Apalagi, winger asli Malang
itu memang dikenal memiliki intuisi
tinggi. Visi bermain yang didukung
kemampuan passing kombinasi juga
menjadi keunggulan Dendi. Sesuai kebijakan, rotasi Dendi mungkin saja
main.
Sementara itu, di lini belakang Singo
Edan sudah pasti terjadi rotasi. Sebab,
Thierry Gathuessi dipastikan tidak bisa
main karena cedera dua minggu yang membelitnya. “Di lini belakang ada
Purwaka Yudhi dan Munhar yang bisa
menggantikan posisi Thierry,” ungkap
pelatih asal Metro Lampung tersebut.
Melihat ketergantungan RD pada
sosok Purwaka yang bermain cerdas dan bergaya flamboyan, bisa saja
Munhar dipinggirkan lagi. Sementara,
Victor Igbonefo susah digeser karena
penampilannya cenderung stabil
selama beberapa pertandingan
terakhir. Apalagi, duetnya bersama Purwaka juga cukup apik saat lawan
Persib.
Di lini tengah, ada kemungkinan
pelatih berlisensi A AFC tersebut
melakukan rotasi. Sebab, publik
pecinta Arema sudah menantikan kehadiran Edmar Garcia, playmaker
Arema yang disiapkan untuk
menyervis Alberto Goncalves, Christian
Gonzales, Kayamba Gumbs hingga
Dendi Santoso.
”Soal Edmar kita akan lihat kondisinya sampai besok. Kalau dia dipaksakan
main dengan kondisi tidak seratus
persen kan riskan juga,” ujar pelatih
berusia 46 tahun ini. Namun, melihat
kondisi lini tengah yang sering jadi
bulan-bulanan tim lain, kehadiran Edmar yang kuat membawa bola dan
memiliki visi menyerang bisa
mengurangi kelemahan Arema.
Apalagi, Persita diprediksi bermain
dengan formasi 4-5-1, sistem
permainan yang mengedepankan pertahanan dan mengamankan
gawang. Sesekali, Persita melakukan
serangan balik lewat pemain cepat
seperti Kim Dong Chan dan Ade Jantra,
untuk menyervis targetman Cristian
Carasco.(fin/jon)

Spiderman Janji ‘Jerat’ Singo

MALANG – Striker Persita Tangerang
Cristian Carasco patut diwaspadai
pemain-pemain belakang Arema
Indonesia. Dikenal dengan selebrasi
super unik memakai topeng
Spiderman, pemain yang kemudian dijuluki Spiderman itu kini sedang
mempersiapkan diri meladeni sore ini
di Stadion Kanjuruhan.
Meski tahu timnya kalah kualitas, sang
laba-laba tidak gentar. Bahkan,
Carasco berjanji bakal menjebak sang singo dengan jerat-jerat jebakan
Persita.
“Kita siap lawan Arema, kita akan
main seperti lawan Gresik, kita akan
menjerat Arema dan memenangkan
pertandingan,” ujar Carasco kepada Malang Post kemarin.
Pemain asal Chili itu berjanji bakal
memberikan hasil maksimal untuk
suporter Persita, Benteng Viola.
Minimal, Carasco menargetkan tim
yang dibelanya bisa bermain seperti saat menang 0-2 lawan Gresik United.
Dengan kondisi tim yang sedang baik,
pemain berusia 34 tahun itu siap
menuai poin di Kanjuruhan.
“Mudah-mudahan kita dapat hasil
bagus, tiga poin itu target, tapi satu poin pun juga tidak apa-apa, karena
kondisi tim ini sudah membaik,” ujar
Carasco.
Apalagi, diyakini pemain yang
membela Persita selama tiga musim
tersebut bakal bermain sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Pada pertandingan sebelumnya,
Carasco tidak maksimal karena cedera
yang dialaminya. Tapi, sekarang
pemain yang pernah membela
Persipura Jayapura ini siap seratus persen untuk menunjukkan
kapasitasnya.
“Saat pertandingan lawan Bandung
saya sudah sakit, lawan Gresik saya
tidak main banyak agar tidak tambah
parah. Sekarang saya sudah baik, besok siap main,” ujar Carasco.
Pemain yang memiliki potongan
rambut kuncir ini tidak menargetkan
mencetak gol. Tetapi, menargetkan
bisa meraup poin untuk Persita.
”Saya pikirkan Persita dulu, untuk tim dulu, saya tidak memikirkan target
pribadi. Yang penting Persita main
bagus, itu lebih penting,” ujarnya.
Namun, andai bisa mencetak gol,
Carasco siap menampilkan selebrasi
ala Spiderman di Stadion Kanjuruhan. “Ya mudah-mudahan saja bisa cetak
gol, tapi sekali lagi yang penting
adalah Persita,” tutupnya.(fin/jon)

Minggu, 02 Juni 2013

Menjamu Persita, Pelatih Arema Rotasi Skuat

Edmar Garcia Dikabarkan Tampil Lawan Persita

Edmar Garcia Main Lawan Persita

Pemain asing asal Australia, Edmar
Garcia
kemungkinan akan tampil saat Arema
bersua Persita,
Senin (03/06) di stadion Kanjuruhan
Malang. Penampilan Edmar Garcia memang
banyak ditunggu
Aremania. Sebagai playmaker, ia
diharapkan mampu
mensuplai bola ke striker-striker tajam
Arema seperti El Loco dan Beto. Saat lawan Persib, Edmar belum masuk
line up. Karena
itulah kemungkinan besar saat lawan
Persita, ia akan
ada di line up meski belum tahu inti
atau cadangan. Pelatih Arema, Rahmad Darmawan
menegaskan Edmar
akan bermain saat lawan Persita
dengan syarat
kondisinya bagus dan siap untuk
memberikan yang terbaik. “Ia kemungkinan masuk line up kalau
kondisinya baik,”
ucap RD. Jika bermain mulai menit pertama,
kemungkinan
Edmar akan berkolaborasi dengan I
Gede Sukadana
atau Dedi Kusnandar. Sebab Hendro
Siswanto dan Egi Melgiansyah kemungkinan akan
dicadangkan.